pengantar ilmu ekonomi mikro


Ilmu ekonomi merupakan ilmu yang mempelajarti bagaimana suatu individu atau sekelompok orang meimilih keputusan dengan keterbatasan sumber daya.

Inti utama dari ilmu ekonomi adalah kelangnkaan (scarcity). Kelangkaan sumber daya yang ada, baik nfisik maupun non fisik seperti waktu membuat kita harus memilih sesuatu cara yang paling efisien , dan setiap pilihan tersebut pastilah ada Oportunity costnya, yaitu biaya atau manfaat yang hilang ketika kita mengambil sebuah keputusan yang berbeda, maka dari itu diperlukan spesialisasi produksi. Menurut teori keunggulan komparatif david ricardo, spesialisasi dan perdagangan beabs akan menguntungkan semua pihak yg melalui pertukaran , bahkan ketika beberapa orang secara absolut adalah produsen yg lebih efisien dari yang lainnya.

Sebagai contoh, anggaplah bill dan collin terdampar di suatu pulau tak berpenghuni dan mereke memiliki tugas untuk memotong kayu bakar dan mencari makanan. Anggaplah collin bisa dan 8 keranjang makanan setiap harrinya. Seorang produsen memiliki keunggulan absolut ketika produsen tersebut bisa memproduksi suatu barang dengan sumber daya yang lebih sedikit, termasuk waktu. Dalam 1 hari Collin bisa mengumpulkan 10 batang kayu dan bill hanya 4 batang kayu, maka Collin memiliki keunggulan absolute terhadap bill dalam kayu, begitu juga dalam keranjang makanan.

Dengan hanya memikirkan produktivitas mereka, mungkin kita akan berfikir supaya Collin pindah ke pulau lain. Karena ia lebih produktif daripada bill dalam pengumpulan kayu dan bahan makanan. Maka bukankah akan lebih baik jika ia hidup sendiri?? Untuk mejawab pertanyaan ini digunakan pendekatan keunggukomparatif. Yaitu keunggulan seorang produsen untuk memproduksi suatu barang dengan opportunity cost yg lebih sedikit. Pertama kita lihat bill dia bisa mengumpulkan 8 keranjang makan per hari dan 4 potong kayu per hari. Sehingga untuk menambah 1 keranjang makan ia mengorbankan ½ potong kayu. Dan Collin bisa mengumpulkan 10 keranjang makanan dan 10 potong kayu, sehingga ia mengorbankan 1 potong kayu setiap menambah 1 keranjang makanan, karena perngorbanan Collin lebih besar untuk setiap penambahan keranjang makanan, maka bill memilikinkeunggulan komparatif dalam hal pengumpulan makanan.

Production possibillity frontier ada lah garafik yang memperlihatkan semua kombinasi barang dan jasa yangbisa di produksi jika sumber daya digunakan secara efisien.
Slope negative dan opportunity cost. Karena dibatasi oleh seumber daya yang tersedia, masyarakat hanya bisa meilih 1 titik pada kurva. Fakta adanya kelangkaan dilihat dalam slope negative ppf. Nilai slope ppf disebut tingkat transformasi marginal (MRT, Marginal rate of transformation). Slope negative ini menunjukkan biaya peluang yang semakin meningkat.
Pertumbuhan ekonomi. pertumbuhan ekonomi dicirikan oleh peningkatan output total dalam suatu ekonomi. pertumbuhan ekonomi menggeser kurva ppf ke kanan dan ke atas..
Pertumbuhan ekonomi muncul dari banyak sumber, yang terpenting diantaranya adalah akumulasi modal dan kemajuan teknologi.
System perekonomian.
System perekonomian komando, diamana perekonomia terpuat baik secara langsung maupun tidak langsung.
Perekonomian laissez-faire : pasar bebas. Dalam tipe perekonomian ini, individu dan perusahaan mengejar kepentingan mereka tanpa adanyan intervensi dan regulasi dari pemerintah.
Sistem campuran : pusat dan bebas. Dalam dunia nyata, pasar murni komando dan pasar bebas tidak ada., yang ada bersifat campuran. Tidak ada perekonomian pasar yang eksis tanpa adanya regulasi dari pemerintah and sebaliknya.

Demand supply and market equilibrium.

pasar output yaitu pasar diaman barang dan jasa dipertukarkan. Untuk meproduksi barang, produsen harus membeli sumber daya dari pasar input ( pasar tenaga kerja, pasar modal , pasar tanah)

Hukum permintaan. Hubungan negative antara harga produk (sumbu y) dan Quantitas(sumbu x) yang diminta, sehingga kenaikan harga barang akan menurunkan permintaan terhadapn barang tersebut, dan sebaliknya. Slope kurva permintaan adalah slope negative. Kurva permintaan memotong sumbu x akibat keterbatasan waktu dan utilitas yang menurun dan memotong sumbu y akibat keterbatasan pendapata.
Pergeseran kurva permintaan dan pergerakan sepanjang kurva.
Perubahan dari harga barang tersebut akan menyebabkan pergerakan sepanjang kurva, sedangkan perubahan harga barang subtitusi maupun komplementer, selera, espektasi akan harga di masa depan, akan menggeser kurva permintaan.

0 komentar:

Posting Komentar